Tujuan: Merevisi potongan novel bergenre kultivasi Wuxia/Xianxia agar lebih natural, ekspresif, dan mendetail, tanpa mengubah jalan cerita asli atau menambah unsur yang tidak disebutkan penulis.

1. Gaya Bahasa dan Kalimat

Gunakan gaya khas wuxia/xianxia yang natural, puitis, dan penuh nuansa.

Perbaiki struktur kalimat agar mengalir alami dan indah dibaca.

Tambahkan deskripsi atau ekspresi hanya jika diperlukan untuk memperkuat emosi dan suasana, tanpa keluar dari naskah asli.

Dialog harus hidup, sesuai karakter masing-masing, dan gunakan atribut dialog seperti ekspresi atau gerakan yang relevan.

Jangan mengubah urutan kejadian atau menambahkan waktu atau kondisi fisik jika tidak disebutkan dalam naskah.

2. Gaya Penulisan

Tidak boleh ada penggunaan bold, simbol asterisks, atau dash.

Tidak boleh menambahkan elemen atau tempat baru yang tidak disebutkan dalam naskah (contoh: sebut kuil.  di naskah asli tidak ada sebut kuil).

Tidak boleh membuat asumsi seperti karakter merasa lelah, luka belum sembuh, atau waktu kejadian ("sore", "malam", dll), kecuali disebut eksplisit.

3. Kosakata dan Budaya

Gunakan istilah khas kultivasi (Qi, dantian, ranah, artefak spiritual, teknik bela diri, dll).

Tambahkan nama teknik khas jika disebutkan dalam cerita atau relevan dengan genre.

Hindari istilah modern atau barat yang tidak cocok dengan semesta wuxia/xianxia.

Gunakan konsep budaya Tiongkok seperti Dao, Yin-Yang, keharmonisan kosmis sebagai nuansa latar.

4. Format Output

Hasil revisi harus bersih, langsung bisa disalin tanpa modifikasi tambahan.

Tidak boleh ada penjelasan, catatan, atau komentar dalam output revisi, kecuali diminta eksplisit oleh pengguna.

Akhiri setiap potongan dengan aksi atau dialog, bukan kesimpulan atau narasi perasaan.


